Sebuah batu prasasti bertuliskan huruf kuno ditemukan di rumah seorang kakek bernama Oong Rusmana (62), warga Cimaung RT 07, RW 07, Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (5/10). Diduga batu itu benda purbalaka.
"Kalau dilihat dari tulisannya, itu memang tulisan kuno yang terdapat dalam batu prasasti," kata Kasie Kepurbakalaan Disbudpar Jabar Romlah. Batu prasasti tersebut ditemukan di halaman rumah Oong menyatu dengan sebuah pohon.
Pagi tadi ia bersama tim peneliti dari Balai Arkeolog Bandung Drs Lutfi Yondri dan Tim Peneliti Madya di Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Bandung Nandang Rusnandar mengecek langsung batu prasasti tersebut. Menurutnya, batu prasasti tersebut memiliki panjang sekitar 1,8 meter dan terdapat dua baris tulisan huruf kuno.
Berdasarkan penyelidikan sementara Tim Peneliti Madya di Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Bandung, tulisan yang terdapat dalam batu prasasti tersebut jika diartikan ke dalam latin kurang lebih seperti tulisan ""Ung ga l ja ga t, jal ma h dha p". Artinya seperti "setiap manusia dimuka bumi akan mengalami sesuatu". "Ini semacam prediksi untuk tidak melakukan sesuatu`, tapi ini harus diteliti lebih lanjut," kata Romlah.
Tulisan dua baris yang terdapat dalam prasasti tersebut sangat rapih dan rata dengan rincian panjang tulisan pertama 15 sentimeter, kedua 20 sentimeter serta tinggi huruf 3,5 sentimeter dan 2,5 sentimeter.
DesiGn By Guntur Purnomo
Pengamanan Timnas Uruguay Tak Seheboh MU
Pengamanan yang akan diterapkan terhadap tim nasional (Timnas) Uruguay tidak seheboh saat menyambut kedatangan Manchester United. Jumlah pasukan yang diturunkan juga jauh lebih sedikit.
Demikian disampaikan oleh Wakil Ketua LOC Bidang Keamanan, Nugroho Setiawan, Senin, 4 Oktober 2010. Menurutnya, Nugroho, pengamanan akan melibatkan anggota Polri bersama dengan security swasta.
"Kerja sekarang jauh lebih ringan, karena ancamannya tidak seheboh MU meski ada dua bintang top di timnas Uruguay," kata Nugroho.
"Saya justru lebih khawatir saat Australia datang. Soalnya, cap-nya kan lebih condong ke Barat. Kalau Uruguay kan Amerika Latin yang negaranya juga tidak jauh beda dengan kita," lanjut Nugroho.
Nugroho menambahkan, untuk pengamanan timnas Uruguay, panpel meminta bantuan 700 anggota Polri. Selain itu, saat laga digelar, panpel juga akan menempatkan 300 match steward di pinggir lapangan.
"Pengamanannya juga pakai sistem Bill Clinton. Jadi, pemain-pemain bintang masih memungkinkan untuk berinteraksi dengan masyarakat yang ada di bandara maupun di hotel," kata Nugroho.
"Meski demikian, kami akan berusaha memberikan yang terbaik untuk pengamanan timnas Uruguay. Kami akan tetap waspada," tandas Nugroho.
Nugroho sendiri merupakan Koordinator Bidang Keamanan LOC saat MU ingin berkunjung ke Indonesia, Juli lalu. Untuk mengamankan kedatangan Setan Merah saat itu, Nugroho berniat menurunkan 3500 personel.
Pengamanan super ketat juga rencananya akan diberlakukan di lokasi laga. Antara lain adalah sterilisasi ring road Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta pada saat hari H pertandingan.
Namun kunjungan MU akhirnya batal. Pemicunya adalah aksi teroris yang meledakkan bom di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton, Kuningan, Jaksel sehari sebelum jadwal kedatangan Setan Merah ke Jakarta.
MU sejatinya akan bertemu timnas Indonesia, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, 19 Juli 2010. Duel persahabatan ini merupakan salah satu rangkaian tur MU ke Asia saat itu.
DesiGn By Guntur Purnomo
Demikian disampaikan oleh Wakil Ketua LOC Bidang Keamanan, Nugroho Setiawan, Senin, 4 Oktober 2010. Menurutnya, Nugroho, pengamanan akan melibatkan anggota Polri bersama dengan security swasta.
"Kerja sekarang jauh lebih ringan, karena ancamannya tidak seheboh MU meski ada dua bintang top di timnas Uruguay," kata Nugroho.
"Saya justru lebih khawatir saat Australia datang. Soalnya, cap-nya kan lebih condong ke Barat. Kalau Uruguay kan Amerika Latin yang negaranya juga tidak jauh beda dengan kita," lanjut Nugroho.
Nugroho menambahkan, untuk pengamanan timnas Uruguay, panpel meminta bantuan 700 anggota Polri. Selain itu, saat laga digelar, panpel juga akan menempatkan 300 match steward di pinggir lapangan.
"Pengamanannya juga pakai sistem Bill Clinton. Jadi, pemain-pemain bintang masih memungkinkan untuk berinteraksi dengan masyarakat yang ada di bandara maupun di hotel," kata Nugroho.
"Meski demikian, kami akan berusaha memberikan yang terbaik untuk pengamanan timnas Uruguay. Kami akan tetap waspada," tandas Nugroho.
Nugroho sendiri merupakan Koordinator Bidang Keamanan LOC saat MU ingin berkunjung ke Indonesia, Juli lalu. Untuk mengamankan kedatangan Setan Merah saat itu, Nugroho berniat menurunkan 3500 personel.
Pengamanan super ketat juga rencananya akan diberlakukan di lokasi laga. Antara lain adalah sterilisasi ring road Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta pada saat hari H pertandingan.
Namun kunjungan MU akhirnya batal. Pemicunya adalah aksi teroris yang meledakkan bom di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton, Kuningan, Jaksel sehari sebelum jadwal kedatangan Setan Merah ke Jakarta.
MU sejatinya akan bertemu timnas Indonesia, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, 19 Juli 2010. Duel persahabatan ini merupakan salah satu rangkaian tur MU ke Asia saat itu.
DesiGn By Guntur Purnomo
Juve Berupaya Fee Aquilani Dikorting
Hengkangnya Rafael Benitez ke Inter Milan membuat nasib gelandang Italia Alberto Aquilani di musim panas lalu jadi tak keruan. Bos baru Liverpool Roy Hodgson memberi konfirmasi jika Aquilani tidak termasuk dalam rencana skuad The Reds di musim ini.
Karenanya, Juventus datang dan meminjam gelandang kreatif berusia 26 tahun itu dalam semusim. Dalam kontak peminjaman, disisipkan klausul bahwasanya di akhir masa sewa Bianconeri berhak mengubah status peminjaman Aquilani menjadi permanen dengan biaya atau fee transfer sebesar 16 juta pound atau sekitar Rp 224 miliar.
Nah, mengingat The Reds tengah dalam gonjang-ganjing terkait krisis finansial klub, Juve berupaya mencari kesempatan dalam kesempitan. Yang dimaksud, Juve berupaya mendekati The Reds guna memberikan diskon atau potongan harga dari fee permanenisasi Aquilani, dari semula 16 juta pound menjadi 10 juta pound atau sekitar Rp 144 miliar.
Selain berupaya menurunkan fee Aquilani, di bursa transfer musim dingin Januari nanti Juventus pun dikabarkan bakal mendekati bek kanan Liverpool dan Timnas Inggris Glen Johnson. Namun, hal itu baru akan terlaksana jika target utama Bianconeri, full-back Timnas Belanda yang bermain bersama Ajax Amsterdam, Gregory van der Wiel gagal diboyong ke Turin
DesiGn By Guntur Purnomo
Karenanya, Juventus datang dan meminjam gelandang kreatif berusia 26 tahun itu dalam semusim. Dalam kontak peminjaman, disisipkan klausul bahwasanya di akhir masa sewa Bianconeri berhak mengubah status peminjaman Aquilani menjadi permanen dengan biaya atau fee transfer sebesar 16 juta pound atau sekitar Rp 224 miliar.
Nah, mengingat The Reds tengah dalam gonjang-ganjing terkait krisis finansial klub, Juve berupaya mencari kesempatan dalam kesempitan. Yang dimaksud, Juve berupaya mendekati The Reds guna memberikan diskon atau potongan harga dari fee permanenisasi Aquilani, dari semula 16 juta pound menjadi 10 juta pound atau sekitar Rp 144 miliar.
Selain berupaya menurunkan fee Aquilani, di bursa transfer musim dingin Januari nanti Juventus pun dikabarkan bakal mendekati bek kanan Liverpool dan Timnas Inggris Glen Johnson. Namun, hal itu baru akan terlaksana jika target utama Bianconeri, full-back Timnas Belanda yang bermain bersama Ajax Amsterdam, Gregory van der Wiel gagal diboyong ke Turin
DesiGn By Guntur Purnomo
Indonesia Melanggar HAM
Den Haag: Pengadilan Den Haag, Belanda, melanjutkan sidang kasus permohonan Republik Maluku Selatan, Rabu (6/10). Dalam sidang itu, mereka meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ditangkap.
Salah satu poin tuntutan yang disidangkan adalah penangkapan aktivis RMS di Lapangan Merdeka Ambon, Maluku, Juni 2007. Saat itu aktivis RMS menyusup di tengah peringatan Hari Keluarga Nasional yang dihadiri Presiden Yudhoyono.
Penangkapan itulah yang dipersoalkan Presiden RMS John Wattilete di Belanda. Mengutip laporan Amnesty Internasional, John menilai Pemerintah Indonesia telah melakukan pelanggaran hak asasi manusia. Itulah sebabnya, mereka meminta Presiden Yudhoyono ditangkap.
Akibat sidang tersebut, Yudhoyono membatalkan kunjungan ke Belanda. "Yang tak bisa saya terima adalah ketika Presiden Indonesia berkunjung ke Belanda atas undangan Ratu dan Perdana Menteri Belanda saat itulah digelar pengadilan digelar," ujar Presiden Yudhoyono [baca: Tidak Aman, Presiden Tunda Kunjungan ke Belanda]
Penundaan itu jelas disesalkan banyak pihak. Apalagi RMS hanya elemen kecil. "Masa presiden harus menyerah dengan kekacauan yang dibuat RMS. Pemerintah tak boleh menyerah kepada terorisme, separitisme," ujar Hikmahanto Djuana, pengamat hukum internasional.
Mantan Menteri Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra juga sependapat dengan Hikmahanto. Menurut dia, keputusan pengadilan di Den Haag bukan keputusan final. "Bisa dibanding, bisa dikasasi. Tak masalah jika presiden datang ke sana," ujar Yusril.
Di lain pihak ada juga yang memahami keputusan Presiden Yudhoyono sudah tepat. Sebab, tindakan RMS sudah mencoreng kehormatan Bangsa Indonesia.(ULF)
DesiGn By Guntur Purnomo
Salah satu poin tuntutan yang disidangkan adalah penangkapan aktivis RMS di Lapangan Merdeka Ambon, Maluku, Juni 2007. Saat itu aktivis RMS menyusup di tengah peringatan Hari Keluarga Nasional yang dihadiri Presiden Yudhoyono.
Penangkapan itulah yang dipersoalkan Presiden RMS John Wattilete di Belanda. Mengutip laporan Amnesty Internasional, John menilai Pemerintah Indonesia telah melakukan pelanggaran hak asasi manusia. Itulah sebabnya, mereka meminta Presiden Yudhoyono ditangkap.
Akibat sidang tersebut, Yudhoyono membatalkan kunjungan ke Belanda. "Yang tak bisa saya terima adalah ketika Presiden Indonesia berkunjung ke Belanda atas undangan Ratu dan Perdana Menteri Belanda saat itulah digelar pengadilan digelar," ujar Presiden Yudhoyono [baca: Tidak Aman, Presiden Tunda Kunjungan ke Belanda]
Penundaan itu jelas disesalkan banyak pihak. Apalagi RMS hanya elemen kecil. "Masa presiden harus menyerah dengan kekacauan yang dibuat RMS. Pemerintah tak boleh menyerah kepada terorisme, separitisme," ujar Hikmahanto Djuana, pengamat hukum internasional.
Mantan Menteri Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra juga sependapat dengan Hikmahanto. Menurut dia, keputusan pengadilan di Den Haag bukan keputusan final. "Bisa dibanding, bisa dikasasi. Tak masalah jika presiden datang ke sana," ujar Yusril.
Di lain pihak ada juga yang memahami keputusan Presiden Yudhoyono sudah tepat. Sebab, tindakan RMS sudah mencoreng kehormatan Bangsa Indonesia.(ULF)
DesiGn By Guntur Purnomo
Deddy Corbuzier Raih Award Internasional
JAKARTA - Prestasi Deddy Corbuzier membanggakan. Magician Tanah Air ini diakui sebagai magician dunia dan dianugerahi award berskala internasional, Merlin Awards.
Merlin Awards merupakan penghargaan tertinggi di bidang magician. Tidak tanggung-tanggung, CEO International Magicians Society Tony Hassini langsung datang dari New York untuk memberikan piala tersebut secara langsung kepada Deddy.
"Merlin Awards diberikan kepada magician yang memiliki kelebihan berbeda dari kebanyakan. Kami telah menyaring dari 100 orang magician di dunia, sampai akhirnya Deddy Corbuzier yang pantas mendapatkanya," ucap Toni Hassini, di RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (5/10/2010).
Deddy yang datang menerima award seorang sendiri tanpa didampingi istri, terlihat bahagia. Deddy terpilih sebagai pemenang International Best Mentalist of the Year 2010. Disinggung piala tersebut akan dipersembahkan kepada siapa, Deddy sempat terdiam sejenak.
"Merupakan suatu kebanggaan untuk saya pribadi dan Indonesia. Sebelumnya, piala ini sempat diberikan kepada David Copperfield. Semoga piala ini bisa menjadi inspirasi untuk Anda semua. Piala ini saya dedikasikan untuk ayahanda yang sudah tiada," kata Deddy.
DesiGn By Guntur Purnomo
Merlin Awards merupakan penghargaan tertinggi di bidang magician. Tidak tanggung-tanggung, CEO International Magicians Society Tony Hassini langsung datang dari New York untuk memberikan piala tersebut secara langsung kepada Deddy.
"Merlin Awards diberikan kepada magician yang memiliki kelebihan berbeda dari kebanyakan. Kami telah menyaring dari 100 orang magician di dunia, sampai akhirnya Deddy Corbuzier yang pantas mendapatkanya," ucap Toni Hassini, di RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (5/10/2010).
Deddy yang datang menerima award seorang sendiri tanpa didampingi istri, terlihat bahagia. Deddy terpilih sebagai pemenang International Best Mentalist of the Year 2010. Disinggung piala tersebut akan dipersembahkan kepada siapa, Deddy sempat terdiam sejenak.
"Merupakan suatu kebanggaan untuk saya pribadi dan Indonesia. Sebelumnya, piala ini sempat diberikan kepada David Copperfield. Semoga piala ini bisa menjadi inspirasi untuk Anda semua. Piala ini saya dedikasikan untuk ayahanda yang sudah tiada," kata Deddy.
DesiGn By Guntur Purnomo
Langganan:
Postingan (Atom)
